Kepala MAN 2 Kota Malang Memberikan Motivasi kepada Peserta Didik Saat ASAT berlangsung

Kepala MAN 2 Kota Malang, Dr. H. Samsudin, M.Pd., telah mengambil langkah proaktif untuk memberikan semangat kepada para siswa yang sedang menjalani Asesmen Sumatif Akhir Tahun (ASAT) untuk Tahun Pelajaran 2025/2026. Kegiatan ini melibatkan seluruh siswa dari kelas X dan XI dan berlangsung pada tanggal 1 hingga 2 Juni 2026. Dalam suasana yang penuh harapan, Dr. Samsudin mengajak peserta didik untuk mengoptimalkan kesempatan ini sebagai momen penilaian atas usaha mereka selama setahun terakhir.
Pelaksanaan ASAT yang Terstruktur
ASAT di MAN 2 Kota Malang berlangsung dengan tertib dan terencana, sebagai bagian dari evaluasi menyeluruh terhadap hasil belajar siswa. Kegiatan ini dirancang untuk memberikan gambaran yang jelas tentang pencapaian siswa selama periode pembelajaran yang telah dilalui.
Setiap hari, pelaksanaan ASAT dibagi menjadi dua sesi, yang memungkinkan siswa untuk fokus dan memberikan performa terbaik. Sesi pertama dimulai pukul 07.30 hingga 09.00 WIB, diikuti oleh sesi kedua yang berlangsung dari pukul 09.30 hingga 11.00 WIB.
Ruang dan Sarana Penunjang
Untuk mendukung kelancaran pelaksanaan ASAT, sejumlah ruang kelas serta laboratorium komputer telah disiapkan oleh panitia. Ini bertujuan agar semua siswa dapat menjalani asesmen dalam kondisi yang nyaman dan kondusif.
- Ruang kelas yang cukup untuk menampung seluruh peserta
- Laboratorium komputer yang dilengkapi dengan perangkat yang memadai
- Pembagian ruang yang terorganisir agar tidak terjadi kerumunan
- Pengawasan yang ketat untuk menjaga integritas asesmen
- Waktu yang cukup untuk setiap sesi asesmen
Motivasi dari Kepala MAN 2 Kota Malang
Dalam kesempatan tersebut, Dr. H. Samsudin berpesan kepada seluruh peserta asesmen agar mengikuti kegiatan ini dengan kesungguhan dan rasa tanggung jawab yang tinggi. Ia menjelaskan bahwa ASAT bukan sekadar evaluasi, tetapi juga merupakan langkah penting dalam mengukur kualitas proses belajar yang telah dilalui oleh siswa.
“Kerjakan setiap soal dengan kejujuran dan percayalah pada kemampuan diri sendiri. Jadikan asesmen ini sebagai peluang untuk menunjukkan hasil dari kerja keras yang telah dilakukan selama ini. Saya berharap semua siswa mendapatkan hasil yang baik dan membanggakan,” ungkapnya dengan penuh keyakinan.
Pentingnya Persiapan dan Kedisiplinan
Wakil Kepala Madrasah Bidang Kurikulum, Ali Mukti, M.Pd., menjelaskan bahwa pelaksanaan ASAT telah disiapkan dengan sangat matang. Setiap aspek mulai dari penyusunan jadwal hingga kesiapan pengawas dan sarana pendukung telah diperhatikan dengan seksama.
“Menjaga ketertiban dan kedisiplinan selama asesmen berlangsung adalah hal yang sangat penting. Hal ini agar proses evaluasi dapat berjalan dengan lancar dan objektif,” tegasnya. Kedisiplinan siswa selama kegiatan ini menjadi kunci untuk mencapai hasil yang diharapkan.
Koordinasi Panitia ASAT
Sementara itu, Ketua Panitia ASAT, Edi Sutomo, M.Pd., menjelaskan bahwa seluruh perangkat pelaksanaan telah dipersiapkan jauh-jauh hari. Hal ini dilakukan untuk memastikan bahwa proses asesmen berlangsung sesuai dengan prosedur yang telah ditetapkan.
“Kami telah melakukan berbagai persiapan teknis agar pelaksanaan ASAT nyaman dan lancar bagi semua peserta. Kami juga berkoordinasi dengan semua pihak terkait agar ruang dan perangkat yang digunakan siap pakai,” ujarnya.
Harapan untuk Siswa
Selama periode pelaksanaan ASAT, panitia mengharapkan agar para siswa dapat mematuhi tata tertib yang telah ditetapkan. Dengan kerja sama yang baik antara siswa, pengawas, dan seluruh pihak terkait, mereka optimis bahwa kegiatan ini akan berjalan sukses hingga hari terakhir.
“Kita semua berharap agar siswa dapat menunjukkan yang terbaik, tidak hanya dalam bentuk nilai, tetapi juga dalam hal sikap dan kedisiplinan yang ditunjukkan selama pelaksanaan asesmen,” pungkas Edi Sutomo.
Dengan semangat kolaborasi antara para pendidik dan siswa, ASAT di MAN 2 Kota Malang diharapkan dapat menjadi langkah awal yang positif menuju pencapaian akademis yang lebih baik di masa depan. Setiap siswa diharapkan dapat melihat asesmen ini sebagai kesempatan untuk belajar dan berkembang, bukan hanya sekadar penilaian akhir.




